Allah Al-Wahhab, artinya Allah yang Maha Memberi. Allah yang menciptakan kita, Allah pula yang menjamin kesinambungan hidup kita. Nikmat pertama adalah nikmat diciptakan jadi manusia, nikmat selanjutnya adalah kecukupan dari Allah. Allah Maha Tahu keperluan kita, lebih tahu daripada siapapun bahkan lebih tahu dari kita sendiri. Jangan takut menghadapi hidup ini sepanjang yang kita lakukan sesuai dengan yang Allah perintahkan.

Allah mencukupi tidak hanya orang yang taat kepada-Nya, tapi juga orang yang maksiat. Bedanya, hatinya tidak diberi ketenangan, tidak diberi keberkahan dan di akhirat dia tidak dapat (rahmat Allah-red). Bagi orang yang Allah sukai, Allah pilihkan pemberiannya yang bermanfaat untuk dunia dan akhirat. Namun yang terpenting bagi kita adalah diberi dunia yang bisa membuat dekat dengan Allah, apakah diberi kaya atau tidak kaya. Sebab Allah tahu karakter kita, bakat kita, kemampuan kita, keilmuan, kualitas, ketahanan kita terhadap dunia.

Keutamaan Bersedekah

Perumpamaan orang- orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah, seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai pada setiap tangkai ada 100 biji, Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Maha Luas Maha Mengetahui, orang- orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah kemudian tidak mengiringi apa yang dia nafkahkan itu dengan menyebut- nyebut dan menyakiti perasaan penerima, mereka memperoleh pahala disisi Tuhan mereka, tidak ada rasa takut kepada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” (QS Al Baqarah [2]: 261)

Orang yang paling dicintai olehAllah ‘Azza wa jalla adalah yang paling banyak memberi manfaat kepada oranglain. Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah kesenangan yang diberikan kepada sesama muslim, menghilangkan kesusahannya, membayarkan hutangnya, atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh, aku berjalan bersama salah seorang saudaraku untuk menunaikan keperluannya lebih aku sukai daripada beri’tikaf dimasjid ini (Masjid Nabawi) sebulan lamanya. Barangsiapa berjalan bersama salah seorang saudaranya dalam rangka memenuhi kebutuhannya sampai selesai, maka Alloh akan meneguhkan tapak kakinya pada hari ketika semua tapak kaki tergelincir. Sesungguhnya akhlak yang buruk akan merusak amal sebagaimana cuka yang merusak madu.” (HR Thabrani)

Jadi tidak usah ragu, Allah sudah janji kepada orang yang menafkahkahkan hartanya. Sebenarnya kita harus malu kalau menghitung-hitung jumlah sedekah. Sebab selama ini kita pelit tetap dikasih (rejeki oleh Allah), kan?

Manfaat Sedekah:

1. Pembersih Harta
Rasulullah SAW bersabda, “Lindungilah hartamu dengan berzakat, obati sakitmu dengan sedekah dan hadapi gelombang hidup ini dengan tawadhu’ kepada Allah dan doa.” (HR Al- Baihaqi)

2. Menolak Bala
Takdir bisa berubah ke takdir lain di antaranya dengan sedekah. Kita tidak tahu kapan jadwal musibah yang menimpa kita baik yang sudah tertulis saat usia kita empat bulan di perut ibu atau yang tertulis karena kemaksiatan yang kita lakukan. Tapi sedekah bisa memindahkan (musibah tersebut). Jadi daripada kita mendapat banyak masalah lebih baik sebelum sekolah sedekah dulu, sebelum ke kantor sedekah, sebelum pergi ke manapun juga sedekah.

Imam Ibnu Qoyim berkata sedekah memiliki pengaruh yang luar biasa dalam menolak bencana, bukan hanya untuk orang yang beriman tapi juga orang yang suka maksiat, bahkan ke orang yang tidak yakin ke Allah. Allah Maha Melihat ketika dia senang bersedekah, di situ akan ada takdir-takdir bencana yang berubah. Ya mudah-mudahan Allah sampai memberinya hidayah.

3. Memberikan Kebahagiaan Diri Sendiri dan Orang Lain
Sedekah itu amalan yang disukai Allah karena kita akan memberikan kegembiraan kepada orang lain. Tapi ada yang lebih menyenangkan lagi selain diberi, yaitu memberi. Orang yang paling top kebahagiaannya adalah orang yang memberi dengan tangan kanan dan tangan kirinya tidak tahu. Allah menghujamkan kebahagiaan yang dalam di hati kalau kita bisa memberi dengan sembunyi-sembunyi. Itu tidak terganti dengan imbalan pemberian orang bahkan pujian orang.

4. Rezekinya Berkah
Katakanlah: ‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).’ Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS Saba [34]: 39)

5. Rezekinya Mengalir Terus
Seperti hadits Rasulullah SAW: “Setiap hari dua malaikat turun kepada seorang hamba, salah satunya berdoa ya Allah berilah ganti kepada orang yang berinfak dan yang lain berdoa ya Allah hilangkan harta orang yang menolak berinfak.” (muttafaqun alaih)

Mari berbagi dengan ilmu, berbagi dengan tenaga, berbagi karena itulah rezeki kita, dan itu yang kembali ke kita. Perkara ingin mendapat balasan dari Allah tidak perlu dipikirkan. Allah sudah berjanji lewat firman-Nya: “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya.” (QS. 22: 40)

KH. Abdullah Gymnastiar

One thought on “Allah Al-Wahhab (Maha Memberi)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *