Islamic Pre-Marriage School

Islamic Premarriage School Daarut Tauhiid Jakarta
Islamic Premarriage School Daarut Tauhiid Jakarta


“Begitu mulia dan berharganya ikatan pernikahan, karenanya perlu sebaik-baik ilmu dan persiapan.”

Untukmu yang menuju penyempurnaan separuh agama

Untukmu yang ingin mempersiapkan pernikahan dengan ilmu

Untukmu yang sedang berproses menjemput jodoh terbaik

Daarut Tauhiid Event Organizer mempersembahkan program “Islamic Pre-Marriage School”

🔰 Dengan materi yang diasuh oleh para pakar di bidangnya, antara lain:

✅ Tauhiid dalam Pernikahan
✅ Fiqih Pernikahan
✅ Ta’aruf sebagai salah satu ikhtiar menjemput pasangan hidup
✅ Tarbiyah Jinsiyah (Pendidikan seks dan reproduksi dalam rumah tangga)
✅ Keuangan rumah tangga
✅ Manajemen konflik rumah tangga

🔰 SESI DISKUSI
Selain sesi materi, akan ada sesi dimana peserta akan saling berdiskusi, didampingi oleh fasilitator

🔰 JADWAL
Diadakan secara online via Zoom, Pk. 08.30 sd 12.00 WIB pada tanggal:

24 Oktober 2020
25 Oktober 2020
31 Oktober 2020
1 November 2020
7 November 2020
8 November 2020

🔰 INVESTASI
Early bird (hingga akhir September 2020): IDR 275.000,-
Harga normal: IDR 325.000,-

🔰 DAFTAR

Loading…

🔰 INFORMASI
📲 0852 8910 1111/ bit.ly/tanyadteo
📲 0878 4000 1041/ bit.ly/tanyadt

www.dtjakarta.or.id

#islamicpremarriageschool#sekolahpranikah#nikah#pranikah#ilmupranikah#dteventorganizer#daaruttauhiidjakarta#daaruttauhiid

QURBANFEST di Lahan Wakaf Pesantren DT Serua

SERUA – Tanah Wakaf Pesantren Daarut Tauhiid Serua menjadi salah satu titik lokasi QURBANFEST – Penyembelihan dan Pendistribusian hewan Qurban yang diadakan oleh @dtpeduli.

Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di lokasi ini telah mendapatkan izin dari Pemerintah Provinsi Banten dan dilakukan sesuai prosedur Covid

qurban, idul adha, daarut tauhiid serua,

Hewan Qurban sebanyak total 23 Sapi dan 29 kambing, amanah dari para mudlohi DT Peduli dan mitra telah disembelih pada hari Jum’at (10 Dzulhijjah) dan hari Senin (13 Dzulhijjah) dan didistribusikan kepada mereka yang berhak menerima peruntukan qurban.

qurban, qurbanfest, iduladha, daaruttauhiidserua

Semoga amal ibadah qurban kita diterima Allah Subhanahu wa ta’ala…

www.dtjakarta.or.id

#beritaserua#iduladha#idulqurban#hewanqurban#distribusiqurban#daaruttauhiid#dtpeduli#pesantrendaaruttauhiidserua

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Pesantren Daarut Tauhiid Serua

shalat idul adha, idul adha, idul qurban, pesantren daarut tauhiid serua

SERUA – Shalat Ied di Hari Raya Idul ‘Adha dilaksanakan di atas tanah wakaf Pesantren Daarut Tauhiid Serua, yang berlokasi di Jl. Sukamulya V No 1, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Dengan status wilayah Zona Kuning, shalat ied berjamaah yang dihadiri sekitar 100 jamaah ini dilengkapi dengan serangkaian protokol keamanan Covid-19, seperti: mewajibkan membawa sajadah sendiri dan memakai masker, melakukan pengecekan suhu badan, mempersilakan jamaah mencuci tangan, dan menjaga jarak shaf shalat.

Shaf shalat jamaah ikhwan diatur di atas lokasi yang nantinya akan dibangun Masjid Daarul Hadi, sedangkan shaf jamaah akhwat berada di belakangnya, di selasar gedung asrama putri.

Jamaah mengikuti rangkaian shalat ied ini dengan tertib dan khusyuk, dan Khatib menyampaikan khotbah tentang keteladanan berserah diri Nabi Ibrahim ‘alaihissalam.

Di atas tanah wakaf ini selanjutnya akan dilanjutkan kegiatan pemotongan hewan qurban yang disalurkan DT Peduli.

Semoga kegiatan yang dilakukan di atas tanah wakaf ini diridhoi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

#shalatied#iduladha#serua#pesantrendaaruttauhiidserua#daaruttauhiidserua

Asma Allah Ar – Rabb

Catatan Kajian Dzuhur Spesial,

Senin, 10 Februari 2020


Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam.

Ar-Rabb adalah Dzat yang memiliki rububiyah atas semua makhluknya, mulai perancangan, penciptaan, pengurusan, pengaturan. Semua itu ada dalam genggaman Allah.

Ar-Rabb adalah Allah, sang pencipta segalanya. Tidak ada suatu apapun di alam semesta ini kecuali ciptaan Allah. Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada Allah. Setiap waktu Dia (Allah) dalam kesibukan. (Q.S. Ar-Rahman : 29). Allah yang menciptakan, mematikan, menghidupkan, memberi makan, mengangkat, menurunkan, menakdirkan sakit, menyembuhkan, dan semua yang ada di jagat ini dalam kekuasaan Rabb semesta alam.

Ketika mendengar virus corona, maka jangan sering teringat dengan virusnya. Namun ingatlah Allah pencipta segalanya. Tidak ada yang bisa memilih akan menjadi apa saat Allah sedang mencipta. Semua adalah kehendak Allah, Dzat yang Maha Berkuasa. Menambahkan rasa mahabbah kita pada Allah dengan setiap melihat ciptaan, hati mengingat sang pencipta yaitu Allah.

Virus tidak akan membawa mudharat ketika Allah tidak mengkhendaki kemudharatan di dalamnya. Virus tidak akan menyebabkan kematian saat Allah tidak mengkehendaki kematian di dalamnya. Semua yang ada adalah kehendak Allah. Mudah bagi Allah untuk membuat apapun dan mudah merubah keadaan apapun.

Jangan pernah merasa paling hebat, merasa paling mampu, merasa paling keren, merasa yang lebih baik dari semuanya. Sebab Allah yang menciptakan segala sesuatu. Sudah sepantasnya ciptaan selalu mengingat Sang Pencipta. Karna kehebatan apapun bersumber pada Dzat yang Maha Hebat yaitu Allah. Mata melihat ciptaan, hati mengingat pencipta.

Ingat selalu saat kesombongan terlintas dalam hati :

  1. Allah yang menciptakan segalanya
  2. Allah yang memberikan kebaikan dan mencabut kebaikan
  3. Allah yang memudahkan dan mencabut kemudahan
  4. Allah yang menutupi aib dan membuka aib (keburukan)

Setiap masalah yang hadir bukan untuk menjauh dari Allah, dan bukan untuk menyulitkan kehidupan. Namun setiap masalah yang hadir, bertujuan untuk mendekatkan diri pada Allah. Sejatinya kehidupan adalah sebuah perpindahan dari satu masalah kepada masalah yang lainnya. Sudah sepantasnya manusia mendekatkan diri pada Allah, dan memohon kebaikan serta kemudahan terhadap setiap masalah yang di hadapi.

Humas DT Jakarta

DOA BERLINDUNG DARI ORANG ZHALIM

Doa berlindung dari orang zalim

Hanya kepada Allah kita meminta dan memohon perlindungan, termasuk dari ancaman orang-orang zalim.

Al Qur’an mengabadikan kisah Nabi Musa yang meminta kepada Allah untuk menyelamatkannya dari orang-orang zalim di kotanya.
.
فَخَرَجَ مِنۡهَا خَآئِفٗا يَتَرَقَّبُۖ قَالَ رَبِّ نَجِّنِي مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ
.
Maka keluarlah dia (Musa) dari kota itu dengan rasa takut, waspada (kalau ada yang menyusul atau menangkapnya), dia berdoa, “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zhalim itu.”

-Surah Al-Qasas:21

www.dtjakarta.or.id

#doa #doaquran #islam #daaruttauhiid #daaruttauhiidjkt #pesantrendtserua

5 Tingkatan Shalat Khusyuk

Sahabat, kita tahu bahwa shalat adalah kewajiban. Namun, kita akui bahwa untuk mencapai khusyu dalam shalat itu tidaklah mudah. Bahkan, ada orang yang tak sempat memikirkan khusyu dalam shalat, ia hanya merasa cukup dengan melaksanakan shalatnya saja. Padahal Allah memerintahkan shalat kepada kita adalah pasti untuk kebahagiaan dunia dan akhirat kita.

1. Orang yang Mendzalimi Diri Sendiri
2. Orang yang Was-was
4. Orang yang Istiqamah
5. Seperti Shalatnya Waliyullah

Melalui infografis ini kami sampaikan 5 tingkatan shalat menurut imam Ibnu Qayyim, yang dibawakan oleh gurunda KH. Abdullah Gymnastiar dalam kajiam beliau.
Asal muasal khusyu’ diperoleh dari hati. Jika hati telah lembut dan tunduk, maka penglihatan, pendengaran, pikiran, serta tubuhnya akan ikut menjadi khusyu’, maka terpancar cahaya kebaikan dan timbul ketenangan jika melihat wajah orang yang selalu basah dengan wudhu.

#shalat #shalatkhusyu #khusyu #imamibnuqayyim #dakwah #aagym #khabdullahgymnastiar #daaruttauhiid #daaruttauhiidjkt

Allah berfirman:
.
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang beriman (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya.” (QS. Al-Mukminun: 1-2). Alhamdulillah, puji dan syukur hanya milik Allah SWT. Semoga Allah Yang Maha Menatap, yang menganugerahkan kepada kita perintah shalat, memberikan kemampuan kita untuk menegakkannya.

www.dtjakarta.or.id

Memperingati Hari Donor Darah Sedunia

Apa golongan darahmu Sahabat? A, B, AB, atau O? Sudah pernah donor darah?

Sistem golongan darah ABO ini ditemukan oleh Karl Landsteiner yang tanggal lahirnya 14 Juni, dan memenangkan nobel sebagai sistem penetapan golongan darah utama.

Sejak tahun 2005, 14 Juni dicanangkan WHO sebagai Hari Donor Darah Sedunia, yang mana tahun ini di masa pandemi diusung dengan tema “Save blood saves lives” (Darah yang aman menyelamatkan nyawa).

Donor darah adalah bentuk kepedulian terhadap sesama. PMI melakukan pencatatan secara daring bagi pendonor dan memberikan Piagam Penghargaan bagi pendonor rutin. Kampanye solidaritas dalam menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan, empati dan kebaikan bagi pendonor sukarela.

Semangat menyelamatkan jiwa sesama merupakan motivasi yang harus dibangun agar pendonor tetap termotivasi untuk memberikan darahnya kepada sesama secara rutin. Terdapat komunitas pasien yang secara bawaan mempunyai usia sel darah yang lebih pendek sehingga secara rutin membutuhkan donasi darah untuk memperpanjang hidupnya. Selain itu, donor darah memberikan berbagai manfaat bagi pendonor.

Menyumbangkan darahnya kepada seseorang yang membutuhkan adalah pekerjaan kemanusiaan yang sangat mulia. Hal ini karena dengan mendonorkan sebagian darahnya berarti seseorang telah memberikan pertolongan kepada orang lain, sehingga seseorang selamat dari ancaman yang membawa kepada kematian.

Menyumbangkan darahnya dengan ikhlas kepada siapa saja termasuk amal kemanusiaan yang amat dianjurkan oleh Islam, dan dengan izin Allah akan berdampak pula pada adanya pahala. Seperti halnya orang memberi makan kepada orang lapar yang terancam akan mati. Hal ini sejalan dengan firman Allah swt dalam surah al-Maidah (5) ayat 32;

… dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.

Daarut Tauhiid Jakarta, sebagai pihak yang rutin mengadakan donor darah setiap 3 bulan sekali bekerja sama dengan Palang merah Indonesia (PMI), mengambil momentum ini untuk mengucapkan terima kasih kepada para pendonor, para pahlawan kemanusiaan.

Jazaakumullah khairan katsiran

Semoga niat tulus ikhlas menolong sesama dibalas dengan pahala kebaikan oleh Allah Swt. Aamiin Yaa Rabbal ‘alamiin

www.dtjakarta.or.id

#donordarah
#haridonordarahsedunia
#savebloodsaveslife
#palangmerahindonesia
#daaruttauhiid
#daaruttauhiidjakarta

NB: Untuk sementara, di masa pandemi, DT Jakarta belum mengadakan donor darah bersama PMI lagi hingga kondisi diyakinkan aman dan terkendali, jamaah disarankan untuk berdonor ke Unit Donor Darah PMI.

Guru-guru Hebat di Balik Al Fatih

Pendidikan merupakan pilar utama sebuah generasi. Itu bukan teori, melainkan sebuah kaidah penting yang sayangnya seringkali kita lupakan. Kita seringkali membaca kisah seorang tokoh hanya dari sisi individunya dan dramatisasinya, lupa bahwa di balik setiap tokoh besar pasti ada guru-guru yang hebat.

Termasuk bagi figur sekaliber Muhammad Al Fatih, siapakah orang-orang hebat di balik pendidikan beliau?

Dalam budaya Utsmaniyah, para sultan mengatur kurikulum pendidikan bagi anak-anak mereka ketika sudah berusia 5 tahun, yang mereka namakan dengan Sehzade. Di fase itu, para sultan memilihkan guru-guru hebat dari seantero negeri untuk datang mendidik anak-anak mereka tentang berbagai disiplin ilmu.

Ketika sang anak sudah baligh, ia akan mendapatkan kesempatan untuk memilih sendiri guru yang cocok dengan passionnya. Bidang apapun yang menunjang karakter kepemimpinan akan di-approve oleh sang ayah. Begitulah mengapa para sultan Utsmaniyah punya catatan emas terkenal dengan kecerdasan di atas rata-rata, seperti Al Fatih dan Sultan Abdul Hamid II.

Budaya ini terus berlangsung, namun paling kentara di masa-masa awal pembangunan Kesultanan Utsmaniyah yang puncaknya ada di era Sultan Muhammad Al Fatih. Beliau belajar dari 4 grandmaster utama sejak masa kecilnya. Beliau-beliau adalah:

Syaikh Ibnu Tamjid, guru ini terkenal dengan kehebatannya dalam syair-syair berbahasa Arab dan Persia. Dari beliau, Muhammad Al Fatih mempelajari bahasa mulai dari dasar-dasarnya sampai ke sastranya. Sebab ilmu bahasa nyatanya adalah ilmu kepemimpinan.

Lalu Mullah Sirajuddin Halbi (Molla Siraceddin Halebi) guru yang satu ini memang memiliki tempat istimewa di hati ayah Muhammad Al Fatih. Kemudian Mullah Ayyas, Mullah Gürani. Di masa ketika Muhammad Al Fatih sudah menjadi sultan, beliau tetap belajar dan tercatat beliau berguru pada 11 grandmaster dari berbagai bidang.

Di antara guru-guru hebat tersebut, yang paling masyhur adalah Syaikh Aaq Syamsuddin (Akshamsaddin) beliau disebut-sebut para pakar sejarah sebagai pembebas “maknawi” Konstantinopel sebagaimana Muhammad Al Fatih adalah pembebas “fisik”-nya.
.
Selain ketenarannya dalam ilmu agama yang mumpuni, Syaikh Aaq Syamsuddin populer di bidang kedokteran dan farmakologi. Elias John Wilkinson Gibb mencatat dalam karyanya ‘History of Ottoman Poetry’ bahwa Aaq Syamsuddin mempelajari hal itu dari Haji Bayram Wali selama bertahun-tahun bersamanya. Di saat yang sama, beliau juga berpengetahuan luas dalam perawatan gangguan psikologis dan spiritual.
.
Dari guru-guru tersebut, Muhammad Al Fatih belajar ilmu matematika, engineering, tafsir, hadits, fiqh, ilmu Kalam, sejarah, Bahasa Arab, bahasa Persia, Mesir, Latin, Yunani dengan langsung belajar pada penutur asli yang didatangkan dari sudut-sudut wilayah Kesultanan Utsmaniyah. Beliau juga fokus pada ilmu sastra, yang mana terkenal pula Muhammad Al Fatih dengan kasidah syair-syairnya.
.
Referensi :
1. Qisshatu Muhammad Al Fatih, Dr Raghib Sirjani
2. Emir Hüseyin Enîsî: Menâkıb-ı Akşemseddin
3. www.turkpress.co

Tulisan disadur dari https://www.instagram.com/p/B_Q-IIcHmYU/?igshid=p7j4chrqri4c dengan seijin penulis.

Repost from Wisata Hikmah DT Jakarta

Kunci Menghadapi Persoalan Hidup

Oleh : KH. Abdullah Gymnastiar

Segala puji hanya milik Allah, Dzat yang menurunkan ketenangan dan ketenteraman kepada hati orang mukmin. Shalawat juga salam tersampaikan pada Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi Wasallam.

Sahabat, manakah yang paling berbahaya ? Ujian kepahitan atau ujian kesenangan ?

Allah berfirman dalam Al Quran surat Al-Anbiya ayat 35 :

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.

Yang paling berbahaya adalah segala urusan yang membuat kita lalai dari mengingat Allah. Sering kali ujian wabah virus dianggap berbahaya bagi kehidupan kita. Padahal yang berbahaya adalah ujian kelapangan. Karena ketika lapang akan sering lupa dan lalai untuk mengingat Allah. Apabila dalam kesulitan akan mudah mengingat Allah. Dari semua ujian kesenangan atau kesulitan, yang Allah inginkan adalah kita menjadi dekat kepada Allah.

Wabah yang Allah hadirkan ini adalah karunia bagi kita semua. Karena dengan hadirnya wabah ini menjadikan kita lebih serius memohon pertolongan dan perlindungan pada Allah daripada sebelumnya, dan semakin menjadikan kita dekat pada Allah.

Banyaknya dari kita menganggap bahwa ujian virus ini amat berat dan menjadikan kesulitan dalam hidup. Sebetulnya ujian yang paling berat adalah kelapangan dalam kehidupan, seperti kelapangan rezeki, kemudahan beraktivitas dan juga keleluasaan lainnya dalam hidup. Sebab hal itu akan membuat kita sulit mengingat Allah dan lalai untuk mendekatkan diri pada Allah. Sholat di akhirkan, membaca Al Quran di sisa waktu, ikut kajian jika sempat dan semua kelalaian akan mudah saat kita lapang.

Sekarang ini kita oleh Allah disempitkan berada di rumah bersama keluarga, bisa tilawah Quran bersama, sholat bersama, mencari ilmu bersama yang sebelumnya memang sulit untuk kita dapatkan kebersamaan itu.

Jadi, ujian wabah ini kita syukuri atau kita sabari ?

Apabila seseorang mengikuti ujian, maka ada yang lulus dan ada pula yang tidak lulus. Yang lulus dari ujian adalah orang yang benar dalam bersikap. Dan orang yang tidak lulus bukan karena soalnya yang salah. Namun yang salah adalah jawabannya sehingga menyebabkan dia tidak lulus.

Jawaban yang Allah inginkan dari setiap ujian yang hadir di tengah kita adalah syukur dan sabar. Rasulullah bersabda yang artinya,“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2999 dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan radhiyallahu ‘anhu).

Syukur dan Sabar

Jadi yang harus kita waspadai pada diri kita adalah kurangnya syukur dan kurangnya sabar. Pandemi virus menjadi peringatan bagi kita untuk sabar dari ujian yang telah Allah tetapkan dan bersyukur atas kenikmatan yang telah Allah berikan kepada kita. Nikmat hidup, nikmat melihat, bernafas, mendengar, nikmat iman Islam, nikmat masih bisa berjumpa dengan Ramadhan dan nikmat-nikmat lainnya yang jarang kita syukuri.

Ukuran sabar melalui Pikiran, hati, lisan dan tubuhnya saat ditimpa musibah dan diberikan kesenangan. Apabila pikirannya mengingat Allah, hatinya memohon pada Allah, lisannya mengagungkan Allah dan tubuhnya mendekat kepada Allah saat senang ataupun sulit, maka itu tergolong kepada orang yang sabar.

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“…(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan,’Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’ (sungguh segala sesuatu hanya milik Allah dan sungguh semua akan kembali kepada-Nya).” (Al-Baqarah ayat 156)

Orang yang sabar adalah orang yang tidak bisa berpaling pikirannya, hatinya, tubuhnya dari Allah Ta’ala. Ketika sudah sabar dengan hatinya, pikiran, lisan dan tubuhnya kepada Allah maka Allah akan menurunkan as sakinah (ketenangan) kepada kehidupannya. Lalu Allah berikan petunjuk dalam setiap ujian yang ada di kehidupannya. Yakinlah setiap ujian pasti ada akhirnya dan yakin pula bahwa setiap ujian yang Allah hadirkan pasti itu adalah kebaikan bagi kita. Serta lakukan rumus 5 AT :

  1. TekAT yang kuat dan bulat untuk selalu dekat dengan Allah.
    Sebab Allah mengetahui tekad seseorang. Tidak ada yang bisa dekat dengan Allah kecuali dengan bersungguh-sungguh.
  2. Perbanyak tobAT.
    Karena bala menimpa kita karena maksiat dan dosa yang kita perbuat, serta bala diangkat karena tobat.
  3. Jauhi maksiAT.
    Hindari semaksimal mungkin kemaksiatan. Mata hindari dari melihat yang bukan haknya, telinga menghindar dari omongan yang tidak perlu, dan mulut juga mengurangi bicara dari yang tidak bermanfaat.
  4. Tingkatkan taAT.
    Perbanyak sujud, karena sujud adalah jarak terdekat kita dengan Allah. Orang yang dekat dengan Allah, maka dia akan banyak bersujud kepada-Nya.
  5. Tebar manfaAT.
    Allah senang dengan hambanya yang menolong kepada sesama. Terlebih pada bulan yang penuh berkah ini, maka Allah akan memudahkan orang yang memberikan kemudahan kepada sesama makhluk Allah.

Semoga ini bisa menjadi bekal untuk kita bersyukur mengingat Allah dalam keadaan senang, dan sabar dalam menghadapi ujian yang diberikan Allah. Semua ini adalah ikhtiar bagi kita untuk mendekatkan diri pada Allah Yang Maha Pengasih dan Dzat Yang Maha Memberi Pertolongan.